Pusat Primata Schmutzer Jakarta
Deskripsi
Ajak si kecil menjelajahi dunia primata yang menakjubkan di Pusat Primata Schmutzer Jakarta! Terletak di dalam Taman Margasatwa Ragunan, tempat ini menawarkan pengalaman edukasi yang mendalam tentang berbagai jenis primata dari seluruh dunia. Anak-anak akan diajak mengamati perilaku unik gorila, orangutan, simpanse, dan banyak lagi, sambil belajar tentang pentingnya konservasi satwa dan keanekaragaman hayati. Ini adalah kesempatan sempurna bagi anak-anak untuk mengembangkan rasa cinta terhadap alam dan pengetahuan tentang makhluk hidup yang luar biasa dalam suasana yang rindang dan menyenangkan, menjadikannya pilihan wisata edukasi keluarga yang menarik.
Program
Hubungi untuk detail program & harga.
Lokasi
MRQC+436, RT.10/RW.7, Ragunan, Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12550, Indonesia
Ulasan(1626)
"Siapa bilang liburan di Jakarta harus mahal? Kemarin gue habis main ke Taman Margasatwa Ragunan, dan asli, seru banget buat kabur sejenak dari polusi dan hiruk-pikuk gedung tinggi. Buat yang berencana ke sini, cek review jujur gue ya: Harganya Masih Jawara! Jawaban buat yang nanya "liburan murah di mana?", ya Ragunan tempatnya. Harga tiket masuknya masih sangat terjangkau banget. Tapi inget ya, sekarang sistemnya wajib pakai Kartu JakCard, jadi pastikan saldo kamu cukup biar nggak ribet antre lagi di depan. Vibes-nya Adem Banget Meskipun Jakarta panas, di dalam Ragunan itu rimbun banget karena banyak pohon besar. Cocok banget buat: Piknik Keluarga: Tinggal bawa tikar dan bekal dari rumah, gelar di bawah pohon, mantap! Olahraga Pagi: Jalur lari atau jalan kakinya luas dan udaranya masih seger kalau datang jam 7 pagi. Edukasi Satwa: Koleksinya lengkap, mulai dari gajah, jerapah, sampai gorila di Pusat Primata Schmutzer. Fasilitas Makin Oke Sekarang area jalannya sudah jauh lebih rapi dan bersih. Kalau capek jalan kaki, ada penyewaan sepeda (ada yang single atau ganda) yang harganya ramah di kantong. Toilet dan musholla juga tersebar di banyak titik, jadi nggak perlu khawatir. Tips Biar Makin Asyik: Saran gue, datangnya pas weekday kalau mau suasana yang lebih tenang. Tapi kalau terpaksa weekend, usahain sampai lokasi sebelum jam 9 pagi biar nggak kena macet parah di pintu masuk"
"Udah beberapa kali kesini. Sekarang ada fotografernya. Hasilnya bisa dibeli berupa gantungan kunci, foto dan nanti dikirim via hp. Jadi menarik sih. Ada beberapa kaca yg sudah retak. Dalam gua ac masih dingin. Semoga lebih dirawat lagi karena sangat menarik untuk anak-anak."
"Berlokasi di dalam Ragunan Zoo, pusat primata ini perlu bayar lagi. Tapi gak mahal kok. Dan di dalamnya banyak area yang bisa dikunjungi. Bagusnya adalah tempat ini mengalami pemeliharaan yang patut dihargai. Sempat terkesan kusam, tp kmudian terlihat perbaikan-perbaikan. Sebetulnya cukup banyak yg bisa dilihat tp agak kayak labirin aja cukup sulit mengikuti rutenya. Minuman dan makanan perlu dititipkan.."
"Jalan-jalan di sini lebih enak karena adem, ga begitu ramai, dan jarak antarkandang ga begitu jauh. Sayang agak banyak hewan yg makan gaji buta, jadi kandang kebanyakan "kosong". Tolong para primata dilatih buat aura farming."
"Aku punya banyak pengalaman di Schmutzer. Sudah merasakan pengalaman di sini dari awal dibangun, sudah mulai tidak terurus, hingga baru-baru ini yang bikin perasaan jadi sulit dideskripsikan. Aku berkunjung di hari Sabtu, bertepatan dengan long weekend. Tidak ada antrian panjang aku masuk dengan harga tiket masuk sebesar 5 ribu rupiah. Kita dilarang membawa makanan dan minuman ke dalam kawasan dan beberapa benda terlarang yang tidak aku perhatikan jenis-jenisnya. Aku yakin karena vandalisme dari pengunjung sangat tinggi hingga timbul aturan menyiksa seperti itu. Ketika kita lelah berjalan di dalam kawasan jadi kesulitan untuk bisa minum. Aku sendiri tidak berminat minum air di pancuran-pancuran yang telah disediakan. Kondisi kawasannya saja sudah buruk, bagaimana aku bisa yakin dengan kualitas air yang katanya bisa dikonsumsi langsung? Dulu ketika berjalan di kanopi, sangat mudah untuk menyaksikan sang "atraksi utama", Gorila. Kemarin, aku sama sekali tidak melihat kehidupan di sana. Sudah coba mengelilingi kandang ketika turun dari kanopi pun, tapi hasilnya nihil. Beralih ke kandang-kandang kecil juga menimbulkan kesan miris. Malas melihat para primata itu tersiksa dengan kondisi kandang yang enggak layak. Mulai dari karat, atap yang bolong, hingga kebersihan kandang yang serba seadanya. Dulu kalau masuk Schmutzer pasti seru karena para primata pada berseru. Ramai bersahutan. Sekarang? Lebih terdengar suara kicauan tekukur daripada suara Owa. Tibalah aku pada atraksi lain yang coba dihadirkan dengan konsep yang sangat menarik sebenarnya. Mereka bilang itu goa, tapi aku lebih suka menyebutnya sarang setan. Lampu penerangan buruk, kondisi pijakan berbahaya buat keselamatan pengunjung, kaca buram, dan yang paling parah adalah kosongnya isi akuarium raksasa itu. Tidak ada seekor monyet yang terlihat. Kita cuma seperti orang dungu yang berkelana di rumah kosong terbengkalai. Papan interpretasi juga tidak ada. Sehingga ketika melihat kandang kosong, kita enggak tau itu isinya apa. Seekor landak juga nampak kesepian tanpa makanan. Gila. Aku rasa ini masalah serius buat manajemen dan pemerintah kota Jakarta. Aku enggak masalah kalau kalian mau mengeruk uang sebanyak-banyaknya dari pengunjung. Aku juga enggak masalah dikecewakan. Tapi jangan sampai satwa-satwa di dalam terlihat tersiksa. INGAT! ADA LIMA STANDAR KESEJAHTERAAN SATWA. Mereka harus bebas dari rasa lapar dan haus; bebas dari ketidaknyamanan; bebas dari rasa sakit, luka dan penyakit; bebas mengekspresikan perilaku alami; dan bebas dari rasa takut dan tertekan. Itu gorila di kandang aja udah menunjukkan rasa takut dan tertekan. Enggak jarang dia menghindari kerumunan yang hendak meninggalkan kawasan. Tolong diperbaiki lagi. Ini bisa jadi wisata edukasi yang baik untuk warga Jakarta. Silahkan buat kami bayar lebih mahal."
Kelas ini belum diklaim sehingga informasi yang tertera mungkin berbeda dengan aslinya. Silakan kontak penyedia layanan untuk mendapatkan informasi terbaru.





