Courseeker
Kembali ke Detail Sekolah

Ulasan EFL Montessori

3.8
68 ulasan total

Angka ini adalah agregat dari Ulasan Komunitas (terverifikasi oleh pengguna Courseeker) dan data Ulasan Google Maps.

Google Maps

Ulasan Google Maps

Allinhere Y

"tentang berbagai spam review buruk dari sekampung marga Batak (yg terkesan lebai krn disertai makian dan ancaman) mengenai 1 isu keamanan 8 bulan lalu, saya ga bisa komentar karena anak saya belum ada saat itu. tapi menurut saya keamanan EFL sekarang sudah oke. pagar selalu digembok pake kode dan dijaga 1 guru utk buka/tutup. dari segi kurikulumnya EFL ini pure 100% montesori berfokus pada pengembangan kemandirian dan logical thinking. Bener2 diterapkan, tidak cuma sekedar branding doank atau dicampur2 dgn kurikulum lain. Bagus banget! Perkembangan anak saya sangat terlihat progressnya. Pihak ortu pun juga diajari banyak hal parenting baru. fee nya memang lumayan. wajar sih karena 1 guru hanya boleh handle 3 anak, dan banyak aktivitas2 tambahan di luar jam sekolah yg gratis seperti kegiatan masak2, jalan2, olahraga, seminar parenting, dll. aktifitas2 ini fokusnya ke parents-kids bonding. Benar2 dipikirkan sampe ke situ lohh! overall, jika saya nanti punya anak lagi, saya mngkn akan masukan ke EFL lagi. emang sebagus dan memuaskan itu 😄"

Kristi Sofia

"Mengajak sekampung sebangsanya untuk bertubi2 spam review buruk atas 1 kejadian, lalu dilebih2kan dan disertai makian dan ancaman, its so childish! Dan ternyata ada kelalaian dr orangtuanya juga. Yang baca reviewnya ada baiknya tanya ke pihak sekolah utk fakta sebenarnya dan langkah berikutnya yg diambil. Anak saya sejak agustus 2024 ada disini. Saya lihay keamanan EFL sangat baik. Pagar selalu digembok dan dijaga oleh 1orang. Pendidikannya pun the best! Sangat rekomended!"

Senandika Kita
Astrid Elf

"Anak saya baru bersekolah di EFL Montessori sekitar 4 bulan, dan saya cukup amaze dgn perkembangannya. Krn sebelumnya sempat mau mendaftarkan ke TK konvensional tp di-judge anak tidak fokus , akan tertinggal dll, sampai disuruh terapi. Akhirnya sy putuskan sekolahin di EFL Montessori. Sempat survey beberapa tempat dan EFL yg paling real montessori-nya. Anak sy banyak berkembang di sini dr segi fokusnya, lebih disiplin, mandiri (sekarang semua” mau kerjain sendiri) , banyak hal-hal kecil yg unlock & yang terpenting dia happy sekali tiap sekolah. Sir Martin juga slalu encourage parents untuk lebih dekat dgn anak, banyak memberi sy input ttg parenting dan mengadakan kegiatan yang melibatkan parents & anak. Mreka jg sering mengadakan kelas sore, sekedar untuk anak2 main sepeda bareng, jalan sore & snack bareng, bikin anak sy makin enjoy lg sekolah di sini. Guru dan staff EFL jg semuanya passionate & caring sama anak”. Tenang rasanya meninggalkan anak bersekolah di sini. EFL lebih dari sekedar sekolah anak sih bagi saya, di sini parents-nya juga ikutan “sekolah” dan belajar menerapkan Montessori di kehidupan sehari-hari. Sukses & semakin maju untuk EFL."

Yensi Dona

"Putri saya belajar di EFL Montessori dari usia 3 hingga 6 tahun, dan sekarang setelah ia duduk di Kelas 1, saya sangat bersyukur kami menemukan sekolah ini. Sejujurnya, saya tidak pernah harus mengikuti les tambahan di rumah, tetapi ia dapat mengikuti semua pelajaran dengan mudah di sekolah barunya. Yang paling membuat saya takjub bukan hanya seberapa baik ia belajar secara akademis, tetapi juga seberapa baik ia bekerja sama dengan teman-teman sekelasnya. Ia percaya diri, mandiri, dan baik hati — semua berkat fondasi yang ia bangun di EFL, di mana kerja sama tim dan rasa hormat merupakan bagian dari pembelajaran sehari-hari. Pak Martin selalu begitu sabar dan suportif. Beliau selalu menjadi orang yang saya andalkan setiap kali saya menghadapi tantangan dalam mengasuh anak, dan bahkan sekarang — setelah lulus — beliau masih menyambut kami dengan hangat setiap kali saya menghubungi. Sekarang anak bungsu saya juga belajar di EFL, karena seluruh keluarga kami telah jatuh cinta dengan sekolah ini. 💛 Sungguh tempat yang mengajar tidak hanya dengan pengetahuan, tetapi juga dengan hati."